Showing posts with label Brownies. Show all posts
Showing posts with label Brownies. Show all posts

Saturday, May 05, 2018

Skippy Brownies Lava Cake Ala-ala

Week end itu saatnya bersibuk beberes rumah dan 'serius' turun ke dapur. Sabtu ini aku mau coba bikin brownies. Eitts... jangan-coba-coba bikin brownies. Mari lakukan dengan serius. Gimana juga sih bikin brownies yang serius itu?
Berbekal resep dari majalah edisi lama, dengan modivikasi sesuai bahan yang tersedia di rumah, kubuat brownies klasik dengan cetakan bulat. Kusiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Ganti-ganti ingredients sedikit, kupikir tak akan terlalu mengubah rasa maupun tampilan. Oke. Sebagian dark cooking chocolate kuganti dengan milk chocolate dan cokelat oleh-oleh dari Arab. Kupilih yang tidak ada isian kurma atau kacang. Sedangkan kacang almond atau kismis ku-skip saja. Eh... ngomong-ngomong skip, jadi teringat Skippy peanut butter yang baru kubeli, Kalau kutambahkan sebagai isian, tampaknya 'lucu' juga kali yaa...
Kuikuti langkah demi langkah cara pembuatan brownies hingga memanggangnya di oven. Ah...! Browniesku masih belum secantik yang kuharapkan. Tapi soal rasa, tak ada kata gagal untuk brownies. Semua enakkk. Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya, dalam sesi remedial, aku bisa bikin brownies yang lebih cantik.
Resepnya? Sesimpel tampilannya. Boleh ikuti sesuai instruksi, atau modivikasi lagi.

Bahan:
  • 250 gram dark cooking chocolate (kupakai sekitar 220 gram dark cooking chocolate, sisanya cokelat lain)
  • 100 gram margarin
  • 50 ml air
  • 3 butir telur
  • 225 gram gula pasir
  • 100 gram tepung terigu protein sedang
  • 30 gram coklat bubuk
  • Skippy peanut butter, sekitar 3 sendok makan
     note: coklat bubuk di rumah tinggal sisa sekitar 20 gram saja, jadilah tambah terigu sedikit.
Cara membuat:
  1. Panaskan air dan margarin. Tambahkan cokelat yang sudah dipotong-potong. 
  2. Kocok telur dan gula pasir selama 3 menit asal rata. Tambahkan campuran cokelat. Aduk rata.
  3. Tambahkan tepung terigu dan cokelat bubuk sambil diayak dan diaduk perlahan hingga rata.
  4. Siapkan cetakan bulat (aku pakai cetakan muffin kecil). Alasi dengan kertas yang biasa dipakai untuk membuat cupcake.
  5. Tuang sesendok adonan ke dalam cetakan. Taruh setengah sendok teh Skippy peanut butter ke tengah cetakan. Tuangkan lagi sesendok adonan hingga selai kacang tertutup dan adonan mencapai tiga perempat tinggi cetakan.
  6. Panggang dalam oven selama kurang lebih 40 menit dengan api sedang.
Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

Monday, December 21, 2015

Banana Brownies and Cake

Sebuah hari Minggu lagi. Dapat beberapa buah pisang yang sudah agak kelewat matang. Dimakan begitu saja, tak begitu berminat rasanya. Jadilah browsing resep dan menemukan beragam resep bolu pisang dengan beragam tingkat kesulitan. Kupilih yang paling praktis tentunya, cake pisang tanpa mikser. Timbang ini timbang itu, campur sana campur sini, lalu panggang di oven. Sok sok modivikasi, ada yang kubuat polos, ada juga yang kutambah dengan sedikit taburan choco chips.
Masih sisa satu buah pisang lagi. Tanggung bener ya... akhirnya kubuat brownies sepertiga resep. Ya... sedikit improvisasi lah, tapi berhasil kupanggang dalam oven sebelum banana cake kelar dipanggang. Icip punya icip, enak juga ya. Tapi aku tetap lebih suka brownies ori, tanpa banana. Besok-lusa, bikin brownies lagi ah...

Sunday, December 06, 2015

Bikin Brownies

Sesekali bersibuk di hari Minggu tanpa mantengin komputer, bisakah? Yuk cobain. Minggu ini aku mau coba bikin brownies.
Berbekal resep dari majalah Sedap edisi lama (bukan modal resep online), kusiapkan bahan-bahan yang diperlukan. Ganti-ganti ingredients sedikit, kupikir tak akan terlalu mengubah rasa maupun tampilan. Oke. Sebagian dark cooking chocolate kuganti dengan milk chocolate, sedangkan kacang almond sebagai taburan kuganti dengan kenari cincang.
Kuikuti langkah demi langkah cara pembuatan brownies hingga memanggangnya di oven. Ah...! Beberapa tahap ternyata masih salah prosedur. Kulewatkan catatan bahwa cokelat seharusnya dimasukkan ke dalam campuran mentega dan air dalam keadaan api tak lagi menyala untuk mencegah cokelat gosong. Dwoeng... terlambat. Satu hal lagi yang masih membuat bingung adalah ukuran nyala api. Harus seberapa besar sih? Apakah harus api kecil, atau justru besar? Yang jelas, tampilan brownies-ku tak secantik yang kuharapkan. Rasanya? Hmm... sedikit terlalu manis. Mungkin karena aku pakai milk chocolate sebagai pengganti dark cooking chocolate. Mudah-mudahan di kesempatan berikutnya, dalam sesi remedial, aku bisa bikin brownies yang lebih cantik dan lebih pas rasanya.