Showing posts with label teman. Show all posts
Showing posts with label teman. Show all posts

Monday, May 09, 2011

Mengenang Lily

Innalillaahi wa inna ilayhi Raaji'uun
Mengenang Lily
Teman semasa TPB
Menjalani hari-hari kuliah bersama, di kampus Ganesha
Senyum dan tawa, senantiasa menghias wajahnya
Kerja keras sangat terasa di setiap geraknya
Saat dia menjalani kuliah ganda di kampus yang berbeda
Luar biasa

Mengingat Lily, 
Yang kuliah di studio sebelah
Mulai asyik dengan dunia sendiri
Merajut, menenun dan membatik
Jungkir balik menjalani kesibukannya sehari-hari
Tapi senyum dan semangat masih selalu nampak di wajahnya yang cantik
Menginspirasi

Mendoakan Lily, 
Yang kembali menghadap-Nya di saat berjuang sebagai bunda
Melahirkan putra kedua, hingga menyerahkan nyawa

Duhai....
Tuhan Yang Maha Kuasa
Sesungguhnya Engkau telah tetapkan waktu untuk kami semua
Hingga satu persatu kembali ke hadapan-Mu
Sesungguhnya kami semua hanya menanti
Saat giliran itu tiba pada kami

Doa kami untuk Lily,
Semoga Allah SWT menerima amal ibadahnya
Mengampuni segala dosanya
Menempatkannya di tempat terbaik
Di sisi-Nya yang kekal selamanya
Semoga Surga untuknya
Amiin...

Friday, August 21, 2009

Akhirnya Nonton Juga...

Harry Potter and the Half Blood Prince. Film ke-6 dalam seri Harry Potter ini sudah lama kutunggu kemunculannya. Sejak sebelum dirilis, aku dan seorang teman sudah siap menjadwalkan untuk nonton bareng di PVJ. Niat itu sudah tercetus sejak nonton Angels and Demons di BIP beberapa waktu lalu.
17 Juli, hari pertama film HP ini tayang di bioskop. Aku tak bisa menyempatkan untuk nonton, gara-gara sok sibuk dengan urusan persiapan hari pertama sekolah (dan aku bertanggung jawab dalam dua sesi utamanya) yang dilanjut dengan urusan akreditasi sekolah beberapa waktu lalu. Ketika waktu kurasa cukup luang, jaringan bioskop 21 ternyata telah menyelesaikan masa tayang film itu. Wah... searching searching di dunia maya, jaringan 21 Jakarta masih mutar film itu sih... tapi masa segitunya ya, ngebelain nonton ke Jakarta. nggak perlu sebegitunya deh. Ternyata, jaringan teater Blitz masih punya dua kali masa tayang setiap harinya sampai akhir minggu ini. Masalahnya... jam tayangnya jam 2.15 sore atau 9.15 malem. Yang satu kepagian (jam kerjaku belum selesai dong jam sekian), sementara yang satu lagi kemaleman (aku bisa berubah jadi Upik Abu ketika sampe rumah setelah nonton).
Untungnya... hari Kamis tanggal 20 sudah merupakan hari libur di sekolahku. Aku bisa meluangkan waktu untuk pergi nonton deh. Janjian dengan seorang teman, siang-siang panas terik, aku berjuang di beberapa titik kemacetan yang sangat tidak terduga. Sampe Taman Sari sudah jam setengah dua-an, sementara perhitungan awalku, dari Taman Sari (seputaran ITB) ke Blitz PVJ akan makan waktu 30-45 menit, belum lagi antri tiket dsb. Keburu nggak ya...? Aku ragu, sementara temanku memutuskan untuk mengambil resiko dan mencoba. Hmm... ayo deh. Ternyata eh ternyata, perjalanan ke sana nggak makan waktu lama lho. Mencari tempat parkir, mengunci mobil, jalan ke lokasi Blitz, eh... kita masih punya waktu untuk nunggu lho sebelum pintu teater dibuka.
Penonton nggak banyak, nggak sampai setengah kapasitas tempat duduk terisi. Jelas aja, yang lain kan udah pada nonton berminggu-minggu sebelumnya. Kita aja yang telat :p Dapat kursi di tengah belakang, puas deh aku menikmati film itu. Tempat duduk nyaman, ruangan nggak terlalu dingin (soalnya aku lagi agak batuk-batuk juga, nggak akan nyaman di ruangan yang dingin), kualitas audio seru. Wah... puas deh pokoknya. Usai nonton, keluar dari teater, kusempatkan berfoto dulu di depan poster 3 dimensi film Harry Potter and the Half Blood Prince. Agak malu juga sih berpose di depan orang-orang yang lalu lalang, cuma sok cuek aja. Hehe... Nggak sabar deh nunggu film Harry Potter berikutnya. Nonton bareng lagi yuk...! Sama siapa ya nanti? ;)

Wednesday, April 22, 2009

NgeBLOG Bareng Generasi Kartini

Sabtu lalu, aku ikut berpartisipasi di acara NgeBLOG Bareng Generasi Kartini. Diselenggarakan blogdetik.com bersama beberapa sponsor lain. Dengan syarat dan ketentuan tertentu, aku bertekad ikutan! Sudah menyiapkan laptop sendiri, berjuang mencari tempat parkir (dan nggak kebagian di BEC), cari lokasi dan... rada gentar juga nih melihat banyak peserta lain sudah stand by di kursinya masih-masing, dengan posisi wuenak mereka, dengan kumpulan teman-teman mereka, sementara aku sendirian.... :(
Tapi ketemu dan kenalan dengan teman baru, sesama peserta nge-blog. Nggak berapa lama kemudian juga Intan datang dan ikut bergabung. Nemenin. Dia bilang, sambil belajar nge-blog juga. Hayu atuh...
Sayangnya, koneksi internet di foor court BEC tuh hilang-timbul nggak karuan. Aku yang sudah semangat-semangat nulis beberapa posting ber-tag "superwoman", jadi Be-Te deh karena gagal meng-update. Masalahnya... blogdetik itu tidak bekerja sama dengan blogger yang sudah sangat familiar denganku, kurasa friendly-user juga. Tapi setidaknya, belajar dengan sistem blogging yang baru deh. Tambah pinter jadinya kan? ;) Lumayan, dapat kaos dan jatah food court gratis seharga 10.000, plus voucher spa, plus apa lagi... plus apa lagi... Asyik-lah.
Tapi mungkin lebih asyik kalo lomba blog itu... kita nulisnya bisa kapan aja, posting dari mana aja, dan ketika pengumuman, nah... baru disatuin di satu tempat. Seperti lomba blog bahasa dari balai bahasa bandung. Aku 'terpaksa' bikin blog baru deh untuk diikutsertakan dalam lomba itu (meni maksa nya? ;)). Ayo, silakan kunjungi di bahasamania.blogspot.com

Tuesday, November 18, 2008

Seorang Teman Lagi. Alhamdulillah...

1 musuh terlalu banyak. 1000 teman masih kurang.
Itu aku pernah baca di sebuah poster beberapa tahun yang lalu, dan kurasa benar sekali. Banyak teman dan kenalan datang dan pergi dalam kehidupanku. Kenalan bisa datang dan pergi tanpa kesan, terlupakan begitu saja. Teman adalah seseorang yang bisa kita andalkan, dengan siapa kita mempercayakan sebagian hati kita, perasaan kita, pikiran kita, dan begitupun sebaliknya. Dengan teman kita dapat bertukar rasa, bertukar idea tanpa prasangka, saling mendukung dan menyemangati.
Beberapa waktu lalu, kuterima pesan singkat melalui ponselku. Dari Bu Suzana, memintaku untuk tidak membeli agenda 2009 karena sudah dia belikan untukku. Terima kasih banyak... sungguh kejutan yang manis. Sebetulnya, aku memang menunggu gratisan, mungkin dari majalah yang biasa kubeli. Akhir tahun begini, berbagai majalah pasti 'bertaburan' hadiah sebagai ajang promosi, termasuk menyisipkan agenda harian sebagai bonus. Tapi tak kusangka aku akan mendapatkannya dari seorang teman baik. Jazaakillah, anti.
Kami janjian ketemu di food court Riau Junction, salah satu tempat favoritku. Sambil menunggu, kunyalakan notebook dan menulis beberapa tulisan pendek. Ketika bu Jana datang, kami pun terlibat perbincangan seru. Selalu. Saling menyemangati untuk mengembangkan diri, mengikuti berbagai lomba menulis yang sama-sama kami minati. Saling memberi informasi mengenai lomba yang bisa kami ikuti. Alhamdulillah, tak terbersit sedikitpun rasa iri ketika saling bertanya mengenai progress yang sedang kami jalani. Yang terasa justru semangat saling dukung untuk memunculkan potensi terbaik kami. Semoga hanya yang terbaik yang kami upayakan, semoga hanya yang terbaik yang kami dapatkan, semoga Allah meridhoi pertemanan ini. Amiin.
Ternyata, selain agenda 2009 yang berkesan eksklusif dan classy, bu Jana pun memberi beberapa pin yang bisa kusematkan di berbagai benda. Terima kasih banyak... Apa ya yang bisa kuberikan sebagai balasan? Bukankah dalam Islam kita disarankan untuk saling memberi hadiah agar makin saling cinta sesama muslim. Bu Jana bilang, simpan saja hadiah untuknya hingga kelak pengumuman lomba menulis buku keluar, akhir bulan ini (eh, diundur sampai awal tahun depan). Dia sangat berharap akan menjadi salah satu pemenangnya, akupun mendoakan. Yang terbaik untukmu, bu Jana. Kita saling mendoakan, karena begitulah teman kepada yang lainnya, hanya mendoakan kebaikan semata. Semoga Allah ridha. Amiin.
Blogged with the Flock Browser

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.