Showing posts with label Bandung Orchid Festival. Show all posts
Showing posts with label Bandung Orchid Festival. Show all posts

Tuesday, December 09, 2008

Idul Adha Berbunga... :)

Idul Adha tahun ini, alhamdulillah... sempat mengikuti shalat Ied bareng ibu dan kakak. Mendengarkan khutbah yang cukup kupahami, walaupun 95% disampaikan dalam bahasa Sunda. Mengingatkan diri agar selalu minta ditunjukkan jalan yang lurus untuk menuju Allah, dan jangan marah ketika kita diberi cahaya penerang untuk mengerjakan kebaikan.
Pulang ke rumah, rehat sebentar dan makan-makan dulu. Pikiranku sudah di sekolah. Ada kegiatan berkurban juga di sekolah, dan agak siangan aku baru bergabung. Karena pembagian tugas tidak cukup jelas, aku menempatkan diri di posisi mana saja yang tersedia. Awalnya di bagian penghitungan bungkusan daging kurban. Tapi kok kayaknya aku nggak cukup berguna ya. Menempatkan diri di sebelah bu Anne, memanfaatkan pisau miliknya yang sempat menganggur, aku kebagian tugas memotong2 daging hingga jeroan (hati, paru, usus yang panjang terburai, dengan sebagian masih terisi). Ditingkahi komentar sana-sini, juga kena cipratan darah maupun serpihan tulang dari pencacah tulang di seberangku yang begitu semangatnya menggunakan kampak, suasana di bawah tenda biru itu jadi agak meriah. Suara dari radio MQ menambah syahdu suasana qurban.
Lepas tengah hari, aku meninggalkan area sekolah. Ada tempat lain yang ingin kutuju. Bandung Orchid Festival, pameran bunga bulanan yang diselenggarakan di Metro-Bubat. Ada yang ingin kubeli untuk ibu. Soalnya, kapan lagi? Nunggu pekan depan berarti harus siap dengan stok bunga sisa, yang mungkin bukan bunga terindah yang tersedia. Hari kerja? Jelas nggak mungkin-lah, karena perjalanan dari Padalarang (Bandung Barat) ke daerah Bubat ujung (sudah dekat Bandung Timur), pasti makan waktu banyak. Tidak akan optimal juga berkunjung dan melihat-lihat arena pameran di saat menjelang tutup. Maka... kupaksakan diri di hari Idul Adha ini untuk mengunjungi arena pameran dan penjualan bunga itu. Masih bau kambing? Cuek aja deh...
Sendirian, aku menyusuri arena pameran yang tidak terlalu luas itu, dan jatuh cinta pada beberapa bunga yang terpajang di sana. Untuk beberapa item, tentu saja aku harus 'tahu diri' karena harga yang tak tergapai tangan (nggak bisa cukup jauh merogoh kantong. hehe...) Tapi gara-gara sudah kadung jatuh cinta, kubawa pulang cukup banyak bunga cantik juga untuk melengkapi koleksi di taman ibuku. Salah satu yang jadi incaranku kali ini adalah sejenis anggrek brassidium berujung lancip yang kadang-kadang dijuluki "the shooting star", mungkin karena bentuknya memang jadi serupa bintang. Indah. Sungguh. Kubagi keindahannya di sini agar kita semua bisa ikut menikmati.

Wednesday, August 13, 2008

Mawar Batik

Pagi ini, kusempatkan mengambil satu gambar bunga lagi dari kebun ibuku. Mawar batik, judulnya. Kubeli beberapa waktu lalu di Bandung Orchid Festival bersama seorang teman. Dia sih sebetulnya tak begitu tertarik pada dunia persilatan eh perbungaan, tapi jagoan nawar. Haha...! Keuntungan buatku. ;)
Kulihat beberapa pokok mawar belang ini di sebuah stand di arena pameran bunga bulanan yang berlokasi di MTC Metro. Seorang penjaga stand, anak muda, menawarkan pokok-pokok bunga ini dengan bersemangat. Aku yang sudah menunjukkan minat, tentu jadi 'sasaran empuk' buatnya. Dia bilang, "Belilah bu.. buat nambah-nambah biaya kuliah...". Hm, semangat anak muda ini boleh juga. Ketika kutanya kampus tempatnya belajar, kupikir dia akan menyebutkan kampus pertanian atau semacamnya. Ternyata, dia menyebut Unikom. Eh??? Kutanya lebih jauh, kuliah di jurusan apa, dia jawab desain komunikasi visual. EH??? Itu kan aku banget. Aku sempat jadi dosen di sana, sampai lepas pertengahan 2002. Wah, memori terkuak kembali. Temanku sudah semangat menawar, nggak kira-kira. Aku sih senang, tentu, kalau dapat harga murah, tapi kasihan juga sih pada si penjual kembang. Dia yang sudah merawat bunga-bunga itu sampai berbunga cantik, mengangkut ke tempat pameran dengan bersusah payah, memajangnya di stand bunga, menungguinya, menanti satu-dua pembeli seperti aku.
Aku beli dua pokok mawar belang ini. Lucu lho... Yang satu berbunga belang (makanya disebut mawar batik), sedangkan pohon yang satunya lagi berbunga kembar tak identik. Dua bunga muncul di satu pohon pada waktu itu, yang satu berbunga pink agak fuschia, sedangkan yang satunya lagi marun. Aih... Cantiknya. Nanti ya... foto menyusul, kalau dia berbunga lagi. Siapa tahu warna bunganya lain lagi. ;) Di stand bunga yang lain, sebetulnya aku melihat bunga mawar berbunga ungu muda. Agak langka tuh kayaknya. Pengen beli juga, tapi ... hm... lain kali lagi deh ya. ;)

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.