Showing posts with label Banana Cake. Show all posts
Showing posts with label Banana Cake. Show all posts

Sunday, April 16, 2017

Banana Cupcake

Long week end begini, bikin mood untuk ke mana-mana jadi menguap. Kabarnya, Bandung penuh!!! Jarak Jakarta-Bandung dijalani dengan waktu tempuh membengkak hingga berjam-jam. Itu kabarnya... dari status teman-teman yang saling berkabar di media sosial. Maka tanpa menyesal, kulewatkan akhir pekan di rumah saja, mengurusi rumah dan kebun yang nggak seberapa besar. Berasa home sweet home banget. 
Merasa sebagai orang rumahan (padahal nggak ada budget buat jalan-jalan), kuhabiskan waktu di seputar dalam rumah saja. Salah satu aktivitas yang kusukai akhir-akhir ini adalah memanggang kue. Kabarnya, memanggang kue bisa menghilangkan stress lho. Cobain yaa... 
Kali ini aku manggang Banana Cup Cake lagi. Sengaja beli pisang kelewat matang di supermarket supaya dapat harga miring plus bisa langsung diolah. Sekalian kubagikan resepnya di sini ya. Sedikit modif dari resep contekan dari cookpad nih.
Bahan-bahan:
Adonan kering:
250 gram tepung terigu
200 gram gula pasir
2 sdt baking powder
1 sdt soda kue
1/2 sdt garam
Adonan basah:
3 buah pisang ambon (yang sudah sangat matang)
2 butir telur, kocok lepas
115 ml susu cair full cream
115 ml minyak sayur
1 sdt perasan air jeruk nipis atau jeruk lemon
1 sdt vanilla ekstrak
Tambahan:
Selai cokelat untuk isian atau cheese spread untuk hiasan.
Cara Membuat:
1. Campurkan adonan kering dalam sebuah wadah. Aduk rata, lalu sisihkan.
2. Lumatkan pisang dengan garpu, tambahkan telur kocok, susu, minyak sayur, air perasan jeruk dan ekstrak vanilla. Aduk hingga semuanya tercampur rata.
3. Tuang adonan basah ke dalam wadah berisi adonan kering. Aduk kembali hingga adonan tercampur rata.
4. Siapkan wadah/cetakan cupcake, tuang adonan satu persatu. Panggang dengan api sedang hingga berwarna kuning kecoklatan. Cek kematangan kue dengan menusuknya dengan lidi. Jika adonan tak lagi menempel di lidi, itu menandakan kue sudah matang.
5. Lepaskan dari cetakan. Kue siap dihidangkan.

NOTE
Aku sisipkan langkah ke-4.a. Tuang 2 sendok adonan ke cetakan cupcake. Tambahkan setengah sendok (boleh lebih) selai cokelat, lalu tutup lagi dengan adonan kue hingga 7/8 penuh. Setelah itu panggang kue hingga matang. Ini jadi lava cake ala ala gitu... Pas digigit, cokelatnya lumerrr. Yumm, enak nggak siih...?
Atau tahap terakhir kalau nggak pakai selai cokelat di dalamnya, oles/tambahkan cheese spread di bagian atas kuenya. Lengkap sudah kenikmatan sarapan pagi di long week end ini. Selamat sarapan, semua...

Sunday, October 16, 2016

Banana Cake Lagi

Punya pisang ambon kelewat mateng nih... Selepas sakit tempo hari, ternyata pisang masih nyisa. Karena buatku, temennya makan obat tuh ya pisang ;). Setelah sembuh, nggak makan pisang lagi dong :p Nah, ada sisa buah ini, jadi kepikiran buat bikin cake pisang yang akhirnya terlaksana juga hari Jumat lalu. Dapat resep praktis dari cookpad, kumodivikasi sedikitlah. Hasilnya nggak mengecewakan. Tampilan dan rasanya lebih enak dibanding yang tempo hari. :p
Ukuran bahan nggak persis sesuai resep siih. Terigu, misalnya. Kurang-lebihlah segitu. Susu cair juga, kurang-lebihnya pakai feeling. Pisangnya apalagi. Aku nggak tahu, 250 gr (sesuai resep) itu kira-kira dari berapa pisang. Aku sih pakai 2 pisang cavendish plus 1 pisang ambon. Sedangkan cetakan, aku pakai cetakan muffin kecil yang tempo hari kubeli. Dialas cup kertas, aku jadi nggak repot ngoles mentega dan naburin tepung. Ukurannya pas buat sekali makan. Umm... nggak deng. Sekali makan bisa 2 sampai 3 cup. Hahaa. Enak sih... 
Yang paling aku suka dari resep ini, karena nggak usah pakai mikser. Praktis banget. Di beberapa cup banana cake ini, kumasukkan selai coklat kacang di tengahnya. Jadi tambah sedap deh... Lain kali mau coba pakai keju ah. Lembaran keju cheddar atau cheese cream, bisa dicoba. Waaah.... kebayang deh enaknya. Bisa juga coba pakai selai rasa lain. Apa ya yang rasanya matching dengan pisang? Hmm... tampaknya selai apa aja bakalan cocok deh sama si banana cake ini. Kapan-kapan, nyobain bikin lagi yaa...

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.