Showing posts with label masa. Show all posts
Showing posts with label masa. Show all posts

Sunday, September 13, 2009

Foto-foto Masa Silam

Menemukan beberapa foto lama, membawaku kembali ke masa silam.
Berawal dari beberapa kawan yang meng-unggah foto-foto jadul di facebook. Sempat malu juga sih, ketika foto-fotoku muncul di album foto teman-teman dan di-share ke banyak orang. Masalahnya... aku baru beristiqamah mengenakan kerudung ketika kuliah semester 2 (waduh... telat banget ya? Jadi nyesel juga, nggak ngikutin saran tiga orang teman (cowok!!!) SMA-ku yang sudah baik banget mengingatkan untuk menutup aurat dengan sempurna) Tapi untungnya, masa-masa sebelum itu aku nggak pernah berfoto yang terlalu 'nganeh-anehi' gitu. Jadi kalaupun beberapa fotoku muncul, walaupun tanpa kerudung, ya... masih pose wajar deh, nggak akan sampe bikin malu berat (biarpun tetap aja sih... malu juga...)
Foto-foto jaman TK sampai kuliah, merupakan rentang waktu exploring (Dora... kali). Beberapa prestasi yang kuraih mengingatkan kembali tentang potensi diri yang sudah Allah anugerahkan. Kalau dulu bisa berprestasi, kenapa sekarang (agak) mandek sih...? Ayo ah, bikin prestasi lagi! Semangat yok, semangat...!

Tuesday, October 14, 2008

Masa Lalu, Masa Kini dan Masa Depan

Masa lalu seringkali merupakan cetakan kejadian atas pengalaman yang kita alami saat ini atau di masa depan. Seperti yang diungkapkan Andrea Hirata di salah satu dari tetralogi Laskar Pelangi karangannya. Pengalaman masa lalu bila diumpamakan adalah sebutir pecahan mozaik yang akan membentuk suatu benda dengan sempurna setelah terkumpul utuh seluruhnya, membentuk kesatuan karya seni terindah.
Masa kini adalah sebuah periode waktu yang kita jalani sekarang. Merupakan rangkaian kejadian yang sebaiknya dijalani dengan penuh kesadaran agar bermakna. Masa kini akan membentuk kita di masa datang. Seperti apa masa datang kita, akan tercermin sedikit-banyaknya dari masa kini.
Masa depan, kita angankan, kita ciptakan dari sekarang. Semoga yang terbaik untuk kujalani, semoga Allah meridhoi dan memudahkan langkah menuju masa depan yang abadi, keridhaan Ilahi. Amiin.

Nambah. Maaf, copy-paste dari "Surat dari Tomo, alumni pertama SaF". Apa kabar, nak? Minta izinnya via posting ini saja ya. Di alumnisaf.blogspot.com tak ada fasilitas komentar sih. Sok atuh pak, ditambahin fasilitas "comment" supaya bisa berinteraksi. Tentang hari kemarin, hari ini dan hari esok; 3 hari yang kita jalani.
Hari kemarin biarlah berlalu dengan segala kenangan, masalah, tangis, sedih, duka, dan keluh kesahnya. Kita tidak boleh terseret kembali ke masa lalu yang membuat langkah kedepan kita tertatih-tatih atau mungkin mandeg.
Hari ini adalah hari dimana kita hidup sesungguhnya, hari disaat saya sedang mengirim e-mail ini, hari disaat pak Ukir membacanya, di hari inilah kerja kita akan terlaksana, di hari ini pula manusia akan menunjukkan prestasi dengan segenap peluh di tubuhnya, di hari ini pulalah manusia menunjukkan eksistensinya.
Sedangkan hari esok adalah hari dimana kita menggantungkan harapan hidup, rencana kerja, program dan hal-hal yang kita evaluasi dgn segala perbaikannya agar kita tidak merugi.

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.