Kusapa dia. Bukannya tak sengaja
Ada perlunya bertukar kata
Tersendat, terpatah-patah
Kelu lidahku
Dia tersenyum,
disembunyikannya sebegitu
Mengapa?
Mungkin tahu salah tingkahku
walau tak terlalu
Jangan salahkan aku
Bila aku begitu
Itu karena kamu
salahmu
tahu?
kamu pun berlalu...
hey,
jangan bawa hatiku!
3 comments:
Haha... bisa-bisanya ya nulis puisi. Ngakunya aja nggak suka, tapi ternyata nulis juga. biarpun berasa picisan. hehehe...
hati-hati kalau jalan, nanti bisa terantuk karena sibuk melamun ... :)
hehe... insya Allah nggak akan ngelamun, bang. ;)
Post a Comment