Partnerku di kelas, bu Umi, diterima jadi CPNS, dan dalam waktu bersamaan juga berpeluang untuk mendapatkan beasiswa training guru ke Jepang. Aku penasaran aja. Kepikiraaan berhari-hari, sampai kebawa mimpi!! Saking pengennya berangkat lagi ke Jepang, pengen dapat beasiswa lagi. Hehe...
Dalam mimpiku, aku pergi ke kedutaan Jepang, dan ketemu seorang 'petinggi' di sana yang sosoknya mirip Yuki-sensei. Aih.. (sebegitu kangennya gitu, aku sama dia?) Kudekati dia untuk mencari tahu info beasiswa yang cocok buatku. Dia ternyata fasih berbahasa Indonesia, dan segera akrab denganku, yang segera juga melibatkan aku dalam pengasuhan anak perempuannya. (naon..., coba?).
Setelah itu, ada seorang tamu kedutaan lain, yang wajahnya mirip Yuki-sensei! Aih aih... (apa juga nih maksudnya?) Dalam mimpi itu, aku sok akrab aja menyapa beliau, dan dengan sok Pe-De, pake bahasa Jepang!. Haha...! Baru sekali ini da, mimpi 'nyampur-nyampur' pake nihongo juga. Okashikunai?
Saturday, April 01, 2006
Monday, March 27, 2006
Lafadz Allah (?)
Beberapa waktu yang lalu, aku menemukan sebentuk awan yang menyerupai lafadz Allah dalam bahasa arab. Tergesa, aku mengambil kameraku dan mengambil image ini. Sayangnya, saat itu angin bertiup kencang dan segera mengaburkan bentuk awan itu. Sebegini... masih mirip nggak ya? Tapi, mirip lafadz Allah atau tidak, kebesaran dan keagungan Allah tak akan terbuyarkan oleh apapun. Subhanallah...
Friday, March 24, 2006
Lomba Mengajar vs 6th sense
Menjelang subuh, dapat SMS dari a person in charge, ngasih info bahwa aku dapat posisi kedua di lomba mengajar se-kecamatan yang kuikuti hari Selasa lalu. Uwah...! Ngantuk-ngantuk gitu, aku tidur lagi (soalnya tidurnya juga telat), nggak nyempatin mbalas e-mail, bahkan untuk sekedar ngucapin terima kasih. (Lagian, ngapain juga ngirim SMS menjelang subuh begitu, toh bisa ngabarin di sekolah aja?).
Ya alhamdulillah sih, aku nggak terpuruk di posisi buncit, malah dapat posisi runner up. Nggak lolos ke seleksi di tingkat berikutnya sih (tingkat kota), tapi paling nggak, nggak terlalu malu-maluinlah mbawa nama Salman al Farisi. Ya jadi mercusuar tea...
Setelah dapat SMS itu, aku tidur lagi, dan mimpi ketemu si pengirim SMS, yang ngasih tahu siapa yang jadi juara 1. Ketika ketemu dia di sekolah, iddih! bajunya persis banget dengan yang kulihat di mimpi. Demikian juga dengan info tentang si pemenang. Wah... apa nih? 6th sense? Haha...
Di sekolah, sempat ngebahas plus-minusku dibandingin si ibu yang jadi jawara. Kabarnya sih cuma beda tipis... yah, pokoknya nggak terlalu mengecewakan-lah. And now, let's get back to reality and real life! Aku mesti nyiapin berkas soal buat mid-test yang insya Allah akan mulai pekan depan. Ayo, semangat lagi!!
Ya alhamdulillah sih, aku nggak terpuruk di posisi buncit, malah dapat posisi runner up. Nggak lolos ke seleksi di tingkat berikutnya sih (tingkat kota), tapi paling nggak, nggak terlalu malu-maluinlah mbawa nama Salman al Farisi. Ya jadi mercusuar tea...
Setelah dapat SMS itu, aku tidur lagi, dan mimpi ketemu si pengirim SMS, yang ngasih tahu siapa yang jadi juara 1. Ketika ketemu dia di sekolah, iddih! bajunya persis banget dengan yang kulihat di mimpi. Demikian juga dengan info tentang si pemenang. Wah... apa nih? 6th sense? Haha...
Di sekolah, sempat ngebahas plus-minusku dibandingin si ibu yang jadi jawara. Kabarnya sih cuma beda tipis... yah, pokoknya nggak terlalu mengecewakan-lah. And now, let's get back to reality and real life! Aku mesti nyiapin berkas soal buat mid-test yang insya Allah akan mulai pekan depan. Ayo, semangat lagi!!
Wednesday, March 22, 2006
Lomba Guru dan Siswa
Nggak mood.
Kemarin ikutan lomba ngajar di tingkat kecamatan. Bareng dengan anak-anak yang ikutan lomba bidang studi, lomba cepat-tepat/quiz, calistung, menggambar, mengarang, sampai pelajar teladan. Nggak mood aja. Selain kondisi fisik sedang nggak dalam kondisi puncak, ditambah lagi dengan adanya komentar negatif yang kudengar dari kolega. Nggak banyak sih (yang berkomentar), tapi cukup bikin panas kuping. Menyita waktu juga tuh persiapannya, belum ditambah lagi dengan negosiasi alot yang kulakukan dengan dua pimpinan itu. Hh... Lagian, sebetulnya sih siapa yang suka ikut lomba kayak gitu? Tapi sukarela atau terpaksa, karena ditugasin sekolah, ya... ikutan juga.
Hasilnya? Nggak tahu nih. Deg-degan juga. Berharap juga sih. Tapi paling tidak, jangan sampai dapat urutan ke-7 atau 8 aja deh dari 8 peserta. Jangan sampai malu-maluin banget deh pokoknya. Usahanya sudah kulakukan. Soal hasilnya, ya... serahkan pada juri (dan Allah tentunya). Kita lihat aja hasil dari lomba yang kuikuti secara nggak mood. haha...!
Kemarin ikutan lomba ngajar di tingkat kecamatan. Bareng dengan anak-anak yang ikutan lomba bidang studi, lomba cepat-tepat/quiz, calistung, menggambar, mengarang, sampai pelajar teladan. Nggak mood aja. Selain kondisi fisik sedang nggak dalam kondisi puncak, ditambah lagi dengan adanya komentar negatif yang kudengar dari kolega. Nggak banyak sih (yang berkomentar), tapi cukup bikin panas kuping. Menyita waktu juga tuh persiapannya, belum ditambah lagi dengan negosiasi alot yang kulakukan dengan dua pimpinan itu. Hh... Lagian, sebetulnya sih siapa yang suka ikut lomba kayak gitu? Tapi sukarela atau terpaksa, karena ditugasin sekolah, ya... ikutan juga.
Hasilnya? Nggak tahu nih. Deg-degan juga. Berharap juga sih. Tapi paling tidak, jangan sampai dapat urutan ke-7 atau 8 aja deh dari 8 peserta. Jangan sampai malu-maluin banget deh pokoknya. Usahanya sudah kulakukan. Soal hasilnya, ya... serahkan pada juri (dan Allah tentunya). Kita lihat aja hasil dari lomba yang kuikuti secara nggak mood. haha...!
Monday, March 20, 2006
BLA (Bandung Lautan Api)
Sabtu lalu, pulang agak kemaleman. Baru jam 8-9-an sih di jalan, tapi rupanya salah perhitungan. Malam itu digelar aksi napak tilas Bandung Lautan Api, jalan menyusuri Bandung mulai dari balai kota hingga ke bandung selatan. Daerah rumahku kelewat banget deh. Jalanan agak macet deh, 'padat' oleh manusia yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu.
Kakak sulungku sempat ikutan 2 kali di acara jalan nyaris semalam suntuk itu, belasan tahun yang lalu. Aku sendiri, nggak berminat ikutan tuh. Hehe... Daripada jalan semalam suntuk, ya capek ya ngantuk, mendingan nulis blog. haha...
Kakak sulungku sempat ikutan 2 kali di acara jalan nyaris semalam suntuk itu, belasan tahun yang lalu. Aku sendiri, nggak berminat ikutan tuh. Hehe... Daripada jalan semalam suntuk, ya capek ya ngantuk, mendingan nulis blog. haha...
Friday, March 17, 2006
Sakit (lagi)
Sekarang sudah hari Jumat lagi. Akhir pekan lalu aku mulai demam, di tempat kost. Menghabiskan akhir pekan di rumah, akhirnya hari Senin tumbang juga. Ngajar penuh nyaris seharian, dan 'bekoar-koar' juga di ketiga kelas yang kuajar, belum lagi di jam sholat dan makan, wah... pokoknya energi terkuras habis deh. Mulai serak deh di sore itu.
Malamnya berkunjung ke tempat praktek dr. Ade (mestinya), tapi ketemu dr. Dini yang nggantiin. Dikasih obat dan surat sakit buat 2 hari yang kumanfaatkan sehari aja (hari Rabu aku di rumah seharian). Dapat telfon dari sekolah, yang kujawab dengan suara hilang-timbul. Serak abis! Untung aja aku minta obat antibiotik cair, supaya aku bisa tetap minum obat teratur. Hehe... dasar si nggak bisa minum obat.
Hari Kamis, aku balik ke sekolah lagi, tapi nggak mengistirahatkan tenggorokan. Banyak bicara, dan diskusi dengan para pimpinan yang maksa-maksa aku untuk ikut lomba ngajar mewakili sekolah. Bukan apa-apa, aku jadi ngerasa jadi 'mercusuar' aja, dan jelas nggak merasa nyaman dengan itu. Tapi ya... begitulah, sukarela atau terpaksa, yang namanya bawahan mah mesti nurut aja ketika ditugasi untuk berangkat. Yah... bismillah aja deh. EGP dengan comment orang dalam.
Hari ini nyaris seharian juga banyak bicara dan bekerja, peras otak dan tenaga juga. Akibatnya? Ya hari ini lemess lagi, batuk-batuk lagi. Apalagi ditambah dengan beban pikiran yang bikin nggak enak hati. Ah... dan besok harus ke sekolah lagi untuk merampungkan persiapan lomba. Yah.. bismillah deh. Selalu dengan bismillah. Sekali lagi, EGP deh dengan opini orang dalam yang bikin panas kuping. Kalau perlu jadi 'mercusuar', ya jadilah 'mercusuar' yang baik. Just do your best, Dee!
Note. Prinsip mercusuar: Memberi sinar terang keluar. Kondisi di dalamnya entah bagaimana, tapi keluar tetap harus memberi sinar terang.
Malamnya berkunjung ke tempat praktek dr. Ade (mestinya), tapi ketemu dr. Dini yang nggantiin. Dikasih obat dan surat sakit buat 2 hari yang kumanfaatkan sehari aja (hari Rabu aku di rumah seharian). Dapat telfon dari sekolah, yang kujawab dengan suara hilang-timbul. Serak abis! Untung aja aku minta obat antibiotik cair, supaya aku bisa tetap minum obat teratur. Hehe... dasar si nggak bisa minum obat.
Hari Kamis, aku balik ke sekolah lagi, tapi nggak mengistirahatkan tenggorokan. Banyak bicara, dan diskusi dengan para pimpinan yang maksa-maksa aku untuk ikut lomba ngajar mewakili sekolah. Bukan apa-apa, aku jadi ngerasa jadi 'mercusuar' aja, dan jelas nggak merasa nyaman dengan itu. Tapi ya... begitulah, sukarela atau terpaksa, yang namanya bawahan mah mesti nurut aja ketika ditugasi untuk berangkat. Yah... bismillah aja deh. EGP dengan comment orang dalam.
Hari ini nyaris seharian juga banyak bicara dan bekerja, peras otak dan tenaga juga. Akibatnya? Ya hari ini lemess lagi, batuk-batuk lagi. Apalagi ditambah dengan beban pikiran yang bikin nggak enak hati. Ah... dan besok harus ke sekolah lagi untuk merampungkan persiapan lomba. Yah.. bismillah deh. Selalu dengan bismillah. Sekali lagi, EGP deh dengan opini orang dalam yang bikin panas kuping. Kalau perlu jadi 'mercusuar', ya jadilah 'mercusuar' yang baik. Just do your best, Dee!
Note. Prinsip mercusuar: Memberi sinar terang keluar. Kondisi di dalamnya entah bagaimana, tapi keluar tetap harus memberi sinar terang.
Tuesday, March 14, 2006
Asrama Putriku, apa kabarmu?

Beberapa waktu yang lalu aku membongkar koleksi mug-ku. Ada beberapa yang membangkitkan kenangan lama. Salah satunya yang ini. Mug putih (sekarang udah rada burek dan bocel dikit bibirnya) dengan ornamen bunga-bunga biru dan tulisan Asrama Putri ITB Jalan Gelap Nyawang 2 Bandung. Ah... alamat itu sekarang sudah dimiliki klinik ITB. Bangunannya masih yang lama, tapi fungsinya sudah berubah. Setiap kali melintas di jalan itu, selalu teringat masa tinggalku yang relatif tak lama di sana, sekitar 10 tahun yang lalu (!!!). Pengen deh ketemu lagi dengan teman-teman di masa itu. Duh... kapan ya temu alumni lagi?Oya, mug ini juga dibuat dalam rangka temu alumni AP yang diketua panitia-i (??) oleh Yati, cum laude-er dari Planologi '92 (Apa kabar?). Seru-seru enggak sih waktu itu karena kita, anggota panitia yang lainnya kurang kompak. Tapi rasanya, itu adalah temu alumni terakhir yang pernah diselenggarakan AP. Setelah itu... tak ada lagi. Beneran deh, jadi pengen lagi...!
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Alhamdulillah, harus sering-sering bersyukur atas nikmat sehat yang hampir sepanjang tahun aku nikmati. Aku termasuk kategori orang yang ja...
-
Belakangan ini, blogging buatku jadi sarana untuk curcol aja. Lama nggak update , ketemu tantangan bertema fashion di bulan Juli. Hayulah ki...
-
Mengenang saat jalan-jalan di Osaka kouen Lihat dinamika timeline teman-teman di medsos, terlihat ramai dengan aktivitas jalan-jalan sa...