Friday, May 19, 2006

kkkucing lucccuuuuu!

See? Lucu banget ya? Kudapat dari seorang teman, lengkap dengan kutipan bijak untuk disimak. Yang lainnya akan menyusul kemudian. Kata kita sih, lucu aja lihat kucing tak berdaya begini ya? Tapi sebetulnya kasian juga sih... Mudah-mudahan setelah difoto, si kucing langsung dikeluarin dari gelas. Wah... pasti pegel-pegel tuh badannya. Hehe...

Wednesday, May 17, 2006

Martabak Manisss....!


Beberapa hari yang lalu, aku pengen banget makan martabak manis. Hehe... Kebayang-bayang aja wanginya, rasanya, legitnya! Belum kesampaian. Beberapa hari kemudian, baru deh berhasil mampir untuk beli martabak susu-keju di pertigaan simpang-Tb.Ismail. Nyampe rumah, nggak nunggu lama, langsung makan!!! Tapi... sedikit kecewa. Rasanya tak senikmat yang kubayangkan. Hehe... Imej-nya rasa martabak susu-keju di depan Bangbayang yang sekarang jadi langgananku sih. Yang di Tubagus Ismail nggak begitu enak. Jadi pengen beli lagi nih. Kali ini aku mau beli yanf enak! Tunggu aja, yang berikutnya, aku bakalan mampir ke kios depan Bangbayang buat beli itu martabak manis. Hmm.... Mudah-mudahan entar malem bisa mampir beli martabak dulu sebelum pulang ke rumah. Haha... Niat bener ya...?

Saturday, May 13, 2006

Karaoke, Pizza, dan Boscha


Kemarin sebetulnya kita berencana untuk pergi karaoke-an di NAV-Bubat. Rencana untuk refreshing ini sudah tercetus sejak beberapa minggu yang lalu, sebetulnya. Pekan lalu nyaris jadi berangkat, pasca tes kedalaman materi (anu ngalieurkeun tea…), tapi batal karena aku mesti ikut nginap di sekolah, didaulat untuk ikut nginap di acara tahajjud bareng kelas 6. Jadi wali asuh lagi. Sedangkan Ita mesti ikut rombongan UPI ke Cidaun untuk survey. Jadilah, rencana karaoke-an dipending sampai pekan ini.
Jumat ini, dari rencana 8 orang, yang jadi berangkat tinggal bersisa 4 orang. Aku, Ocha, Reni Asri, dan Ita. Nyampe tujuan, ternyata karaoke box tutup!! Waduh… jadinya kita cuma numpang shalat di mushala super mini di sana, lalu switch ke rencana dadakan. Makan-makan ke Pizza Hut! Makan paket sensasi delight ber-4. Cola, roti bawang (eh, apa sih namanya?), plus 4 macam personal pan pizza yang akhirnya saling nyobain. Yummy… Oishikatta! Ngobrol panjang…, seru!
Hari ini aku berencana untuk pergi ke Observatorium Boscha-Lembang, bareng Ocha dan anak-anak pemenang lomba Science vs Sulap beberapa waktu yang lalu. Selain nemenin Ocha yang jadi pembimbing mereka, aku juga ingin ikutan dong… Bukan (hanya) karena aku ketua level 4, tapi aku juga guru mereka (Syasya dan Hafizh kan dari kelasku), dan lagi aku mau negosiasi rencana Astro Camp tambahan buat anak-anak Salman yang lain, follow up dari perbincanganku dengan Ibu Sri, Mamanya Ilham, beberapa waktu yang lalu. Kebetulan, koordinator Astro Camp tuh Hendro Setyanto, astronom peneliti (?) di Boscha yang pernah ketemu denganku di Observatorium Gunma beberapa waktu yang lalu. Hehe… jauh-jauh ya ketemu di sana, padahal masih sesama orang Bandung nih.

Monday, May 08, 2006

Ke Habiburrahman. Bismillah.

Hari Ahad kemarin, aku berencana untuk ikut kumpulan perempuan penulis di WWC (Woman Writing Club, kalo nggak salah), mungkin maunya seperti FLP gitu, tapi yang ini khusus buat perempuan. Pertemuan pertamanya diadain di perpustakaan masjid Habiburrahman, IPTN. Pusing juga nyari lokasinya. Berbekal peta, nggak cukup membantu ternyata. Jalan menuju ke sana aja udah nyasar-nyasar. Nyari jalan ke Padjajaran ternyata nggak gampang juga, soalnya bukan 'daerah jajahan' sih. Hehe... Setelah itu, udah sempat masuk kompleks IPTN, bahkan sampai menyusuri lintasan luar landasan pacu bandara, sempat melintas di halaman depan bandara Husen Sastranegara, lalu keluar lagi dari situ karena nggak yakin. Setelah itu, malah masuk jalan Baladewa, dan nyasar ke kompleks pemakaman Sirnaraga! Wah... yang bener aja...!
Akhirnya ketemu juga tuh masjid. Sepi. Aku datang sekitar jam satu-an, telat jauh dari jadwal yang direncanakan. Tapi sebetulnya jadwal mereka juga telat kok. Pembicara yang direncanakan mengisi materi acara siang itu, M. Irfan Hidayatullah, juga datang sangat terlambat karena terhambat dari pertemuan sebelumnya. Pembicaraan nggak lama juga, cuma sekitar 1 jam-an, berakhir bada adzan ashar.
Hm... pertemuan pertama yang membuat aku agak canggung, sebetulnya, karena aku datang telat tea... jadi nggak begitu 'ngeh' dengan pembicaraan awal dan orang-orang di sana. Tapi nanti-nanti mungkin aku akan merasa lebih nyaman kalau sudah kenal lebih lama dan lebih dekat. Insya Allah. Ini adalah sebuah komunitas baru untuk membantuku lebih bersemangat untuk menulis, produktif menulis, dan bikin tulisan yang bermutu juga! Sok ah, bismillah...

Thursday, May 04, 2006

Is Your Job Right for You?

Dapat 'info' lagi dari self test. Kali ini tentang kerjaan yang cocok buatku. Pengen tahu aja, jadi guru seperti sekarang ini, yang
sudah kuimpikan sejak dulu, apakah cocok buatku atau nggak. And here comes the result ...

Tipe Kreatif. Tipe kepribadian seperti ini cenderung memiliki talenta atau bakat yang belum diasah. Sebenarnya Anda punya kecenderungan ‘menciptakan sesuatu’ yang baru. Sayangnya, orang-orang kreatif cenderung mengandalkan mood dalam menyelesaikan pekerjaannya. Anda juga suka tampil unik dan berbeda dari orang-orang di sekitar Anda. Seringkali Anda juga cuek dengan pendapat orang lain. To be different memang motto andalan Anda. Pekerjaan ‘lapangan’ seperti bekerja sebagai wartawan di media mungkin bisa jadi pilihan Anda. Yang perlu ditingkatkan cuma kepedulian pada deadline kok…!

EH??? Jadi wartawan? Haha... Dulu kepikiran sih, tapi kalo ingat tenggat alias deadline dan jam kerja yang nggak pasti, wah... terus terang, aku masih mikir-mikir lagi. Tapi bisa jadi ya, aku nggak cocok dengan kerjaan sekarang kali. Mungkin jadi wartawan boleh dipikirin lagi. Haha...! :D

Apa Yang Kita Cari, Itu Yang Kita Beri

Nyontek dari blog-nya mas Agus Syafii yang di-posting di milis Kammi Jepang (hehe... bisanya nyontek doang nih akhir-akhir ini. Lagi Be-Te, jadi nggak kreatif. Tapi biarpun less-creative, tapi tetap harus ada hikmah dan ibrah yang kita ambil dari segala kejadian di sekitar kita, juga dari milis tetangga ini. Hehe...)

Di Labschool Cinere saya selalu bertemu dengan orang yang menarik, ada seorang teman selalu yang selalu membuat kejutan buat saya dan temen2 pengajar lainnya, pernah satu hari mengajak makan siang, lain waktu saya pulang diantar atau sering ngajak diskusi agama dengan saya.
Sepertinya dia tidak pernah kehabisan energi untuk berbuat baik dengan orang lain.
Pernah suatu ketika saya ngobrol dengannya, kenapa sih sepertinya tidak pernah kehabisan energi untuk berbuat baik. Katanya, Islam mengajarkan kepada saya, apa yang kita cari itulah yang kita berikan kepada orang lain. Jika kita ingin kebaikan maka kebaikan itu haruslah kita berikan kepada orang lain, setelah itu kita akan mendapatkan kebaikan yang kita cari. Itulah sebabnya kenapa energi saya selalu bertambah, katanya sambil tersenyum.
Wassalam,
agussyafii
http://agussyafii.blogspot.com

Kadang frustrasi ketika kita (merasa) sudah memberi sesuatu kepada orang lain, lalu jadi berharap akan dapat sesuatu pula, yang ternyata tak kunjung dapat. Hehe... pamrih banget ya? Salahnya sendiri dong. Tapi terus terang, terkadang untuk ikhlas itu susah. So help me God.

Monday, May 01, 2006

Mau Ketemu UJ?

Hari Sabtu lalu aku bareng bu Tika dan bu Ocha berangkat ke Subang. Rencananya untuk memenuhi undangan acara Mauludan yang diselenggarakan keluarga Annis (salah satu muridnya bu Tika di kelas 1A). Di acara rutin tahunan itu, selain khitanan massal, juga diisi dengan taushiyah dari Ustadz Jeffri, yang akhir-akhir ini sedang naik daun (ulet... kali :P)
Berangkat pake Avanza hitam yang disetiri oleh pakde-nya Annis, aku sih merasa nyaman and comfort banget. Jelas aja, dibandingin dengan kijang yang biasa kubawa, Azanza yang relatif baru ini pasti mulus banget merambah jalanan. Ngobrol aja seru sama bu Tika. Ocha ternyata mabuk darat. Kondisinya emang lagi nggak fit sejak sebelum berangkat, kayaknya. Beberapa kali kita mesti berhenti di pinggir jalan, ngasih kesempatan supaya Ocha menghirup udara segar di luar mobil. mun-mun juga sih... Hehe...
Ocha nyaris mau balik aja ke Bandung, tapi akhirnya berhasil disemangati untuk terus sampe Pamanukan (ternyata bukan Subang, but actually a lot further than that). Nyampe sana, kita udah nggak sempat ketemu muka dan ngobrol-ngobrol dengan UJ, tapi cuma bisa ndengerin taushiyahnya di panggung, dan ngelihat dari jauh. Itu juga kehalang orang-orang lain, dsb.
Yah... nggak perlu disesali-lah. Apa sih pentingnya ketemu muka langsung dan berfoto bareng UJ? Dapat ilmu mah bisa dari mana aja kan? Kebetulan aja UJ lagi kondang saat ini, tapi nggak mesti punya foto pribadinya atau berfoto bersama kan? Yang penting sih bisa bersilaturahmi dengan keluarga Annis di sana.
Pulang dari sana, sempat disergap hujan deras di tol Cipularang. Rada ngeri juga. Nyampe Bandung di awal malam, numpang shalat maghrib dulu di rumah saudaranya bu Tika di daerah Ramdhan. Abis itu nebeng dia bermotor-ria. Hujan lagi di beberapa tempat, tapi untungnya nggak sampai kuyup. Whew... what a day...

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.