Tuesday, March 22, 2011

Cerita Jumat Malam

Jumat sore, hari tersibuk sepanjang sejarah. Halah... melebih-lebihkan nih. Setelah beberapa hari ini berkutat dengan mengolah data nilai anak-anak, kumpul sana-sini, mengejar anak-anak yang belum usai test dsb. Hari sebelumnya, Kamis, juga sempat 'diinterupsi' dengan jadwal training internal untuk segenap karyawan KBPa. Menarik sih... tapi pikiranku sempat melayang ke kelas. Nggak konsen. :p Murid-muridku, apa kabar...?
Jumat sore, saat-saat terakhir untuk menyelesaikan printing buku raport. Aku menunggu helai-helai raport murid-muridku di-print ketika tiba-tiba semua gelap! Mati lampu. Tidak ada aliran listrik. Black out. My God!!! Apa kabar nih raport murid-muridku? Tak ada yang bisa kita lakukan, akhirnya satu-satu kami meninggalkan sekolah. Tim printing akan mulai bekerja lagi pagi-pagi sekali esok harinya. Semoga lancar.
Jumat sore jelang malam, bulan nyaris purnama, dengan fenomena fullmoon yang begitu dekat ke bumi alias supermoon*). Kami cuma cukup memandangi dan mengagumi. What next? Baru jam 7 malam, dan kami belum makan. Ide untuk makan malam bersama pun tercetus. 4 lajangsters yang sama-sama 'nggak punya kerjaan' lantas siap-siap untuk pergi dan makan bareng. Aku sendiri, kalau makan bareng, biasanya jadi alasan untuk penuhi target makan malam tiap harinya. Kalau sendirian di rumah, hm... males :p Maka disepakatilah pertemuan di sebuah rumah makan Padang, tak jauh dari sekolah.
Rumah makan Padang tak pernah jadi favoritku sih, tapi karena barengan, ya... hayulah. Lagipula, tempat kos teman yang tinggal di seputaran sana juga sedang mati lampu juga. Dia bilang, bakalan mati gaya kalo di rumah sendirian. Hehe... bener juga. Akhirnya kita ya makan bareng. Seru-serunya cerita, sempat juga... pet!!! Mati lampu juga. Kayaknya, ke mana pun kita pergi, mati lampu selalu menghampiri :p Nggak betah... aja lihat orang senang :p Tapi untungnya, nggak lama, lampu nyala lagi. Kita makan-makan, ketawa-ketawa, sementara aku kepedesan. Makan bareng, bayar masing-masing. Ngantri, dan sempat-sempatnya... foto-foto. Narsis, teteup dong. :p
Supermoon: saat ketika jarak bulan ke bumi teramat dekat, terjadi satu kali dalam 18 tahun. Bulan berada dalam jarak terdekat dalam orbitnya ke bumi, berada dalam radius 356,577 kilometer.

Sunday, March 13, 2011

Puding Roti (Lagi)

Lagi-lagi, masak puding roti. Proyek daur ulang kali ini, memalukan sekali. Karena kusimpan roti berhari-hari tanpa kukonsumsi. Hingga jamur mulai menjalari sebagian permukaan roti. Memalukan! Memalukan!!!
Setelah kusisihkan bagian-bagian berjamur, kurendam di dalam campuran susu, telur dan gula, tambahkan apel potong kotak, bubuhi bubuk kayu manis, lalu dibakar dalam oven panas, hm... hasilnya tidak mengecewakan ah. Biarpun gosong sedikit. Hihi... Tapi rasanya sih, ennak!!!

Saturday, March 12, 2011

Gempa dan Tsunami Dahsyat di Jepang

Jalanan yang biasa dipenuhi kendaraan lalu lalang menjadi laut baru akibat derasnya gulungan ombak tsunami.
Hak Cipta: ©AFP/dka (kapanlagi.com)

Jumat sore, dengar kabar gempa hebat berkekuatan 8,9SR menghantam Jepang. Dengan tsunami lebih tinggi dari 7 meter-an, bagian utara Jepang luluh lantak. Sendai jadi tempat yang paling parah dihantam bencana itu. Langsung aku cari-cari kabar tentang beberapa teman yang ada di sana. 
Ita di seputaran Tokyo, segera menanggapi wall post yang kupasang di wall FB-nya. Alhamdulillah, insya Allah dia baik-baik saja, walaupun apartemen berantakan, tanpa listrik semalaman, tapi bisa mengungsi ke tempat yang lebih baik. Pagi ini, Sabtu, kelihatannya Tokyo sudah mulai kembali normal. 
Nining yang sedang mempersiapkan kepulangan ke Indonesia akhir bulan ini, di Nagoya juga mengalami guncangan gempa. Tapi lagi-lagi, situasi di sana relatif normal. Dia sudah menjadwalkan untuk menghadiri 2-3 pertemuan, farewell party, mungkin. Pagi tadi, kulihat dia sudah meng-upload video "Gone too soon"-nya Michael Jackson dari YouTube ke wall facebook-nya. Kelihatannya, kehidupan sudah normal kembali di sana ;) Alhamdulillah.
Vera ada di bagian utara Jepang, Sendai tepatnya. Masya Allah... kota yang mungkin paling parah dilanda gempa dan tsunami. Dan ini masih penghujung musim dingin, sementara Vera punya atsma. Kabarnya, mereka bisa mengungsi ke tempat pengungsian umum, tapi persediaan makanan tipis, sementara listrik belum mengalir. Ya Allah... lindungilah mereka, saudara-saudara kami di sana. 
Beberapa teman lain di Maebashi juga menanggapi wall post yang kupasang di halaman facebook mereka, mengabari bahwa kondisi mereka baik-baik saja. Begitu juga dengan satu-dua orang teman maya yang kujumpai di blog mereka. Tanya bahkan masih juga menulis secara reguler (untungnya listrik dan koneksi internet nggak terputus di tempatnya), dan puluhan komentar masuk di blognya, menyuarakan dukungan dan doa.
Ya, doaku dan doa kami semua, semoga Jepang segera pulih dari derita bencana besar ini. Semoga teman-teman dan keluarga di sana baik-baik saja, dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga dalam kondisi terbaik. Amiin.

Saturday, February 05, 2011

Jalan-jalan Seharian

Imlek. Aku di-tek salah satu konsultan pendidikan di sekolah kita,. miss Maria untuk nemenin dia jalan-jalan keliling Bandung. Hm... not literallly keliling Bandung, sih... Salah satu sopir sekolah sudah diminta untuk mengantar kita. Oke deh.
begini nih ramainya tangkuban perahu di tahun baru cina
Destinasi pertama ke Tangkuban Perahu. Hayu... Asyik juga ternyata di sana. Ramai juga hari libur begitu, banyak pengunjung. Dibuntuti pula oleh seorang 'guide' bayangan. Aku nggak suka deh. Ujung-ujungnya ya dia maksa-maksa kita untuk beli suvenir dari dia. Sedikit merasa bersalah juga karena kita sempat minta bantuan dia untuk motretin kita dsb dsb. Tapi kan aku sudah minta dia untuk nggak ngikutin kita lagi. Jangan terlalu merasa bersalah kali ya, Dee :p
Dari Tangkuban Perahu, lanjut ke PVJ. Miss Maria nyari kado buat ponakannya. Nemu di satu tempat, borong. Lanjut dengan makan siang. Biar cepat, aku beranikan diri untuk ngajak makan sushi di salah satu sushi kafe di sana (dia nggak mau western sih, padahal aku udah kebayang-bayang pizza hut dengan blueberry shake-nya). Kupikir, bayar sendiri untuk satu lunch package, bolehlah. Eh ternyata dia yang bayarin. Aduh... jadi nggak enak hati nih ngajakin dia ke situ. Bukan maksud hati minta ditraktir lho. Tapi kalau jadinya dapat makan siang gratis, terima kasih... Alhamdulillah, kenyang!
Setelah itu, dilanjut ke tempat favoritku, Saung Angklung Udjo. Kita telat hampir sejam gara-gara kehalang di tempat parkir PVJ gara-gara ada satu mobil yang parkir sembarangan, nghalangin jalan kita yang mau keluar. Telat deh ke Saung Angklung.
Nyampe Saung Angklung, pertunjukan sudah mulai dari tadi tuh. Kita telat hampir sejam! Kuminta miss Maria untuk cepat-cepat masuk sementara aku mberesin pembayaran. Selain itu, biar nggak ketahuan dia turis asing. Hehe.... Enjoyed the show, both of us. I always do.
Pulang dari sana, aku nginap di mess semalam. Nggak sempat ngobrol banyak, karena dia sibuk ngobrol di telepon. Maklum... Chinese new year, gitu. Dia yang punya darah Cina (kelihatan dari matanya), mesti beramah-tamah-lah dengan keluarga besarnya, telfon sana-sini untuk ngucapin new year greeting. Sementara aku internetan sebentaran, tapi ngantuk berat, sementara koneksi lemot. Akhirnya tidur aja. Mari...!

Sunday, January 30, 2011

Brassidiumku Hilang... :(

Kemarin sore, pulang dari sekolah, nggak mampir ke mana-mana. Langsung pulang dan inspeksi sekitar rumah sebentaran. Ngambil beberapa foto dari bunga-bunga yang bermekaran di halaman. HE??? Satu pokok bunga anggrekku -kayaknya brassidium putih tuh-, hilang!!! Sori sori... aku jadi su'udzon sama si emak yang kadang bantu bersihin halaman. Paginya dia memang datang dan mbersihin teras. Sudah beberapa kali kejadian, dia nyenggol bunga-bungaku. Vanda ungu sempat patah. Yang putih juga jatuh dari penyangganya (untung nggak sampai patah), dan sekarang kejadian bungaku hilang. Mungkin dia nggak sengaja nyenggol sampai patah, dan akhirnya patahannya dibuang atau diambil. Tapi itu kan bagian yang ada bunganya...!!! Dan bunga-bunga itu sudah hampir mekar....!!!! I am really really upset. That flower should be returned!!!

Monday, January 17, 2011

Ada Yang Berminat Nih...

Kemarin ada tetangga yang datang untuk melihat-lihat rumah. Ya. Rumah ibu di Sukasari Indah sudah ditawarkan untuk dijual. Berani dilepas dengan harga Rp 275 juta. Si ibu yang berminat membeli rumah itu datang pagi-pagi, sekitar jam setengah 8-an, di saat aku belum selesai bebenah rumah, dan jelas-jelas belum mandi :p Bareng Lina dan anak bungsunya, mereka berkeliling melihat-lihat rumah dengan 6 kamar ini. Hm...  prospective to be sold, I guess. Sok-lah, apapun yang terjadi. kalau memang harus terjual cepat, bismillah... insya Allah ada jalannya.
Pagi itu aku baru aja keliling taman, nyiramin bunga-bunga dan motretin beberapa bunga yang sudah mekar. Satu anggrek paphiopedillum menunggu mekar sempurna. Waktu aku naik ke lantai atas, ternyata dua bunga kaktus mekar bersamaan tadi malam. Indah, tentunya, Nggak buang-buang waktu lagi, segera kuambil kamera untuk mengabadikan bunga yang hampir layu ini. Bunga ini sebetulnya mekar di malam hari, tapi di cahaya pagi ternyata bunga yang menjelang layu ini malah terlihat makin cantik. Siap-siap ku-publish di halaman facebook nih ;) Oya, ketika si ibu yang lihat-lihat rumah lihat bunga ini, dia bilang bahwa bunga ini bawa keberuntungan. Haha... a little superstition, I guess, tapi mudah-mudahan jadi doa ;) 

Thursday, January 06, 2011

Kebakaran...!

Telat berat. Antrian panjang sudah mulai sejak pertigaan Bojong Soang. Padahal aku sudah berangkat lebih pagi, berharap tidak terlambat pagi ini. Rencana gagal total. Antrian kendaraan makin panjang, bergerak amat perlahan. Aku tak berdaya, akhirnya menyempatkan membaca Reader's Digest edisi Januari yang kubawa. 
Empat unit mobil pemadam kebakaran melaju dari arah yang berlawanan. Aku curiga, jangan-jangan ada kebakaran di depan. Mendekati sumber kemacetan, kulihat banyak orang di kanan-kiri jalan, membawa berbagai barang. Motor-motor banyak parkir di tepi jalan. Genangan air kulihat juga belum mengering. Aku semakin yakin dengan kemungkinan adanya kebakaran. Hingga aku tiba di lokasi kejadian.
foto: courtesy of e-paper.pikiran-rakyat.com
Belakangan kuketahui bahwa kebakaran terjadi di lokasi depot penjualan gas dan air mineral. Api diketahui mulai membesar sejak Rabu pagi, sekitar pukul 6.30 (wah... aku baru berangkat dari rumah tuh). Tentu saja ruas jalan sempat ditutup beberapa waktu untuk memudahkan tim pemadam kebakaran melaksanakan tugasnya. Kabarnya, dalam waktu 30 menit saja api sudah bisa dikuasai, walaupun sebelumnya sempat menimbulkan suasana mencekam akibat meledaknya beberapa tabung gas 3 kg di lokasi kejadian, hingga beterbangan sesekali. Hii... ngeri. Pukul 9-an, lalu lintas berangsur normal dan aku bisa melanjutkan perjalananku ke sekolah. 
Aku terlambat berat sampai sekolah. Musibah... yang tak terhindarkan. Berita dari pikiran-rakyat.com mengabarkan ada seorang meninggal dunia dalam kejadian itu, dengan seorang lainnya mengalami luka bakar. 4 rumah di sekitarnya ikut terbakar. Innalillaahi wa inna ilayhi raaji'uun.

Salah Satunya... Kok Jadi Banyak.