Thursday, August 13, 2009

Terbiasa

Bunga Anggrek hijau-putih yang kubanggakan mulai layu. Cepat sekali. Hanya beberapa hari, dan segera kelopaknya menguning, layu dan akan segera tanggal dari tangkainya. Aku kehilangan. Keindahan itu begitu cepat berlalu. Sedang aku masih rindu.
Tapi kenapa harus mengharu-biru hanya karena itu? Toh sebelumnya dia pun tak ada di situ. Hidupku baik-baik saja sebelum dia ada. Sedikit lebih ceria saat dia ada. Tapi tak perlu berduka ketika dia harus tiada. Dari tak ada menuju tak ada. Bukankah tak ada yang berbeda? Aku pun terbiasa.

1 comment:

Diah Utami said...

Sambil mengingat seorang kawan... yang memilih untuk berlalu dari kehidupanku.

Ketupat Ketan Untuk Lebaran