Sunday, March 25, 2007

Pelatihan Aplikasi Quantum Teaching

Menarik! Menggugah! Hm... apalagi ya, komentar pendek yang bisa menggambarkan suasana pelatihan kemarin? Untuk seluruh guru di lingkungan Salman Al Farisi, pelatihan dan workshop ini dirancang. Pematerinya, pak Widadi, salah satu juara kontes Anlene Hidup Penuh Makna. Beliau kepsek SD Al Ikhlas Cipete, yang juga trainer yang diundang jadi pembicara di berbagai tempat. Nggak salah, memang, mengundang beliau. Isi materinya mungkin tidak melulu baru, tapi disampaikan dengan cara yang menarik, atraktif, dan seru! Diawali dengan lagu, dan berkali-kali juga beliau menenteng gitarnya untuk menyanyikan beberapa lagu. Aku yang suka nyanyi juga, tentu saja sangat menikmati sesi pelatihan dan workshop itu.
Di akhir acara, acara pelatihan berubah jadi hiburan. Hihi... Dimulai dari band KangGuru, yang terdiri dari beberapa guru laki-laki di unit SMP yang menyanyikan lagu "Pesan dari Ayah dan Ibu", salah satu lagu yang diperkenalkan kembali oleh pak Widadi. Lagu anak sih sebetulnya. Iramanya sederhana, liriknya mudah diingat dan bermakna. Band KangGuru ngakunya berlatih hanya 5 menit saja sebelum 'nekat' tampil. Tanpa inovasi, sebetulnya, tapi tidak mengecewakan-lah. Sementara aku dan Reni, juga bu Mei dan Ocha, sok nekat aja menyanyikan lagu dengan nada berbeda dari tempat duduk kita. Harmoni, ceritanya...
Berikutnya, Harish yang anggota tim nasyid Shaff-fix (nulisnya salah nggak ya...?), ditodong menyanyi. Dia bawakan lagu "Kusadari" karangan Oddie Agam yang dibawakan kembali oleh Gigi dengan aransemen berbeda. Semua guru ikut bernyanyi, tapi sempat juga memberi kesempatan kepada Harish untuk menyanyikan lagu itu sendirian dengan improvisasi yang manis.
Terakhir, aku 'nembak' Ocha dan teman-teman guru putri untuk menyanyikan kembali lagu "Basmalah" yang kugubah, yang pernah kita nyanyikan bersama di acara perpisahan sekolah tahun lalu. Tanpa latihan, langsung maju aja. Sok Pe-De banget deh ya? Hehe... tapi mungkin dengan begitulah mestinya kita mengenalkan potensi kita. Kalau tidak ditampilkan, siapa yang akan tahu? Tunggu saja... setelah kita buat demo lagu-lagu karya kita, yang kita bawakan sendiri, what will happen next? We'll see.

No comments:

Ketupat Ketan Untuk Lebaran